Senin, 17 Juni 2013
Din Syamsuddin: Bersatulah Partai Islam
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Minggu 16 Juni 2013, menyerukan persatuan bagi seluruh partai berbasis massa dan ideologi Islam. Menurut Din, bila persatuan itu terwujud, maka Partai Islam pun bisa mengusung calon presiden sendiri.
"Kalau mereka bersatu mendapatkan suara 25 persen ke atas, maka lebih tinggi dari Partai Demokrat dan partai-partai lain, bisa mengusung presiden," ujar Din saat memberi sambutan dalam pengajian politik di Universitas Al Azhar, Jakarta.
Din meyakini bahwa perolehan suara partai-partai Islam cukup potensial jika digabungkan. Rujukannya adalah kekuatan politik umat muslim di Indonesia yang sangat besar saat mendukung Partai Masyumi di pemilu orde lama.
"Suara Partai Islam paling tinggi adalah jaman Masyumi, 43 persen. Kemudian PPP 30 persen di zaman orde baru, tapi pemilunya tidak demokratis. Awal reformasi 39 persen. 2004 turun, dan 2009, 25 persen," kata Din.
Din berharap agar partai-partai Islam saat ini bersedia duduk bersama dan membangun koalisi strategis. Koalisi tersebut tidak lantas melikuidasi eksistensi masing-masing partai.
"Koalisi ini tidak bisa terjadi kalau masing-masing egois," kata Din.
Menurut Din, partai Islam pada pemilu 2009 lalu cenderung membangun koalisi yang tidak bermanfaat.
"Apa yang ditampilkan seolah-olah pro rakyat tapi mereka memilih opsi yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan rakyat," kata Din.
Sebelumnya, tahun 2008 lalu, Din juga pernah menggelontorkan gagasan koalisi partai Islam. Tetapi, gagasan paduan partai berbasis Islam dengan nasionalis itu, dinilai tidak mendapat respons positif dari masyarakat. (adi/viva)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar