Senin, 03 Juni 2013
Sultan HB X Beri Masukkan ke Elit PKS
Sri Sultan Hamengkubowono X memberikan’kuliah’ kepada elit Partai Keadilan Sejahtera. Salah satunya bagaimana PKS bersikap menghadapi isu pecahnya koalisi dan kemungkinan keluar dari koalisi.
"Sebaiknya ditimbang-timbang untung-ruginya, bukan hanya untuk PKS, tapi juga untuk masyarakat banyak" kata Sultan kepada elit PKS di Yogyakarta.
Gubernur Yogyakarta itu juga meminta PKS terus fokus bekerja untuk rakyat. Pada kesempatan yang sama, Sultan menyentil gaya berapi-api Fahri Hamzah, meski tidak secara langsung.
Wasekjen PKS ini memang tengah naik daun di media massa karena rajin mengkritik KPK. Sentilan ini dibalas Fahri Hamzah dengan memberikan buku karangannya yang berjudul "Demokrasi, Transisi, dan Korupsi: Orkestra Pemberantasan Korupsi Sistemik" kepada Sultan HB X.
"Inilah alasan kenapa saya sering mengkritik KPK, Pak Sultan," kelakar Fahri saat menyerahkan bukunya.
Kunjungan ini turut serta Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, Ketua DPW PKS DIY Sukamta, dan beberapa pejabat teras DPP PKS lainnya seperti Jazuli Juwaini, Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Ahmad Sumiyanto.
Dalam kunjungan berlangsung santai itu juga membahas beberapa permasalahan bangsa, terutama tentang UU Keistimewaan DIY. Sultan HB X mengatakan, DIY memang seharusnya mendapat hak keistimewaannya.
Hal ini didasari oleh sejarah, kebudayaan, sekaligus implementasi otonomi daerah di DIY. "Unsur kekhasan harus ditonjolkan, bukan malah aspek politik yang dikedepankan," jelas Sultan.
"Sudah selayaknya DIY mendapatkan hak hak keistimewaanya di republik ini karena memang akar sejarahnya DIY memang istimewa, dan pastinya kita mendukung itu" tutur Anis Matta.
*http://jogja.okezone.com/read/2013/06/03/510/816789/sultan-hb-x-beri-masukkan-ke-elit-pks
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar