Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menggulirkan program Gerakan Mari (Gemar) Disiplin untuk mengatasi permasalahan kedisiplinan di ibu kota Provinsi Jabar selama ini. Sebanyak 2.000 relawan yang mayoritas anggota pramuka digaet untuk berpartisipasi merealisasikan 'Bandung Juara' yang merupakan mimpi Emil, sapaan Ridwan.
"Kita ingin mengawali sebuah tradisi baru. Tradisi di mana kedisiplinan kembali menjadi nilai sebuah hidup bangsa Indonesia. Dalam kaitan ini ialah warga Bandung. Nilai-nilai bangsa Indonesia dalam hal ini eksperimen skala kecilnya di Kota Bandung," jelas Emil.
Ia menyampaikannya usai apel gelar pasukan relawan Gemar Disiplin di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (26/9/2013).
Emil menegaskan, program Gemar Disiplin bukan merupakan gerakan 100 hari yang dicanangkannya sebagai wali kota, tetapi sebagai pemicu yang bisa bermanfaat positif untuk jangka panjang. "Ini gerakan fondasi dalam rangka lima tahun ke depan," jelasnya.
Menurut Emil, relawan Gemar Disiplin terdiri dari pelajar dan masyarakat sipil yang berdomisili di Bandung. Relawan ini mayoritas pelajar pramuka dari sejumlah sekolah. Para relawan bakal bekerjasama dengan aparat kepolisian saat melaksanakan tugasnya.
"Ada dua ribu lebih relawan. Nanti mereka menggunakan rompi disiplin. Rompinya warna merah," kata Emil.
Sebagai pejabat baru yang berniat membawa perubahan serta mewujudkan 'Bandung Juara', Emil berharap partisipasi masyarakat dan aparat TNI Polri menyukseskan Gemar Disiplin dapat berlangsung sukses. Emil pun menargetkan program Gemar Disiplin ini nantinya diterapkan segera di tiap kecamatan, serta diharapkan menjalar ke daerah lainnya di Jabar, dan menular hingga level nasional.
"Jika di Bandung beres dengan kolaborasi aparat dan rakyat, insya Allah tata kota di Jabar juga. Serta bukan tidak mungkin menjadi sebuah inspirasi nasional," tutur Emil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar